Dalam sales proses, prospecting adalah hal terpenting.

Tanpa prospecting maka tidak akan ada sales proses selanjutnya, tidak akan ada profit atau pun sales.

Bagi perusahaan memiliki rencana prospecting yang teruji sangat penting.

Ini adalah 7 Langkah yang akan membuka mata anda, bahwa prospecting bukan hanya penting namun mudah.

1. Definisikan Customer anda.

Mendefiniskan customer menjadi kebutuhan dasar setiap bisnis yang ingin mengakuisisi pasar.

Anda hanya akan buang-buang waktu, dikala customer anda tidak butuh atau tidak mampu membeli produk anda.

Selain itu anda juga harus mensegmentasi mereka berbasiskan kebutuhan dan type mereka.

Ada yang butuh produk anda karena mengembangkan bisnis mereka namun ada juga yang butuh produk anda untuk mereplace vendor nya yang lama.

Sehingga kemampuan mendefinikan customer ini harus anda mulai saat ini dengan membuat buyer persona mereka.

2. Fokus

Misal anda memiliki 4 customer dari industri yang berbeda, pastikan anda fokus pada 1 customer seminggu.

Karena perbedaan industri akan membuat perbedaan kebutuhan dan pendekatan.

Disaat anda block time dengan 1 customer, anda bisa fokus memfollowup informasi, need yang harus anda berikan pada si customer tersebut.

3. The power of 10 Questions

Pastikan anda siapkan 10 pertanyaan yang akan anda tanyakan pada customer sehingga dialog tetap berjalan selama sales meeting.

Kesalahan para sales pemula ialah, penjualan tidak terjadi dari jawaban yang anda berikan terhadap pertanyaan customer, namun penjualan terjadi dikala customer antusias menjawab pertanyaan anda.

Dalam sales meeting yang bertanya yang memegang kendali.

4. Set target Every Process

Disaat anda melakukan cold calling, pada dasarnya anda sedang menelpon seseorang yang tidak berharap akan anda.

Jadi jangan berharap untuk closing disaat itu,namun set ekspetasi yang rasional, seperti mendapatkan janji temu.

Dari janji temu tersebut, set target untuk mendapatkan informasi berharga dan hubungan yang terbangun. setelah itu baru set target untuk closing

5. Never Give All information in the beginning

Kesalahan sales pemula seringkali mereka mengikuti mau nya customer, untuk memberikan informasi di telpon dibandingkan janji temu atau diminta mengirim informasi lengkap by email.

Jangan pernah anda lakukan ini, karena tentu saja ini akan menghilangkan curiosity pada diri customer selanjutnya anda tidak akan mendapatkan janji temu.

Jarang sekali customer yang closing di telpon, usahakan terjadi sales meeting sehingga anda bisa banyak mengajukan pertanyaan dan mendapatkan valuable information untuk mengclosing dia.

6. Persistent

Closing terjadi setelah 8 kali proses followup, bila sekali followup customer anda tidak mau dan anda berhenti.

Wajar bila anda tidak ada sales.

7. Variasi Methode.

Gunakan banyak cara dalam prospecting baik cold calling, media social, Internet Advertising, Trade Show.

Anda tidak tau dimana customer ideal anda berada dan bertemu.

 

 

Now its Your turn.. Dapatkan Customer anda saat ini, ubah teknik dan strategi anda sesuaikan dengan 7 langkah ini.